Tuhan selalu dan akan selalu menginginkan kita menjadi pemenang.
Namun memang terkadang Tuhan mengijinkan kita mengalami badai kehidupan, supaya kita belajar menjadi lebih baik dan semakin melekat padaNya.
Bukankah langit terlihat paling cerah setelah badai berlalu ?
Dan langit terkelam adalah sesaat sebelum fajar ?
Dalam gelap yg kelam, terang akan semakin terlihat cemerlang.
Hanya 1 hal yang Tuhan inginkan ,
Hendaknya kita mau membuka mata hati kita, sehingga dapat melihat terang tersebut.
Berbahagialah kita yang boleh mengalami masalah, penghinaan, kesedihan dan kegelapan yang lain, karena dengan sikap hati yang tepat kita akan lebih melekat padaNya jauh lebih erat dibanding bila kita berada dalam situasi yang menyenangkan dan sejahtera.
Hal hal yang harus diwaspadai adalah kecenderungan kita untuk memilih menutup mata hati dan justru mengambil sikap " bodoh ".
Seringkali kita sudah memiliki pemahaman tentang yang baik dan yang buruk. Tapi karena naluri mengasihani dirilah yang seringkali menjadi penyebab utama pada sikap hati yg keliru. Akibatnya akan muncul pemikiran2 yg keliru dan cenderung melemahkan bahkan merusak.
Mengapa aku mengalami ini itu.. mengapa tidak ada yang peduli padaku, mengapa dunia begitu kejam dan tidak adil..mengapa dia begini dan aku begitu dll.
Boleh menanyakan kalimat2 diatas untuk refleksi. Tapi batasi waktunya. Karena semakin lama kita berlarut larut dalam kalimat di atas, semakin kita jauh dari kata tenteram dan mengenali jalan keluar yang sudah disediakan Tuhan.
Yuks temans,
Segera datang pada Tuhan. Dalam kekhusukan doa yang paling murnilah Tuhan akan memberikan penghiburan dan tuntunan. Amin
Damai Sejahtera Tuhan beserta kita.